Daily Bread (6 June 2017 10:33AM +8)

Shallom dan Selamat Pagi!

Saya mencoba untuk kembali membaca ulang Alkitab dari Kejadian-Wahyu. Tahu bahwa ini bukan perkara mudah karena kesibukan di kantor, di rumah dan aktivitas sehari-hari lainnya. Namun, saya percaya bahwa selalu ada waktu untuk Tuhan. Sama seperti selalu ada waktu Tuhan menolong kita, mendengar semua keluh kesah kita dan lainnya.

Untuk itu, setiap pagi dan malam saya berusaha tetap update renungan saya di sini. Supaya menjadi pengingat untuk saya melangkah dan tekun mengikut Tuhan sampai pada kesudahannya.

Bible-verses-new-years

Renungan hari ini : Kejadian 1

Kej 1:1  Mengingatkan kita bahwa Allah tetap harus menjadi pusat hidup kita karena Dia adalah Allah maha kuasa dan yang mencipta (Kej 1:2)

Kalimat “Jadilah terang.” mengingatkan saya pada perintah Yesus. Jika di Kej 1:3, Allah berfirman seperti itu dan terang itu jadi, apakah kita sekarang telah menjadi terang? #renunganhariini

Lanjut dari Kej 1:4, “dipisahkanNyalah terang itu dari gelap” menunjukan bahwa kita harus ‘berbeda’. Di Amsal, Raja Salomo beberapa kali mengingatkan supaya kita jangan duduk di kalangan orang berdosa supaya tetap lurus jalan kita.

Kej 1:5  Membuat saya bersyukur pagi ini karena masih bisa bernafas, memuji Tuhan, membaca Alkitab dan menulis renungan ini 🙂

Pada ayat-ayat selanjutnya dari Kej 1:6-8 bercerita tentang Tuhan menjadikan Cakrawala. Seberapa banyak dari kita kagum pada keindahan alam tapi justru biasa saja dengan penciptanya? #renunganhariini

Kej 1:9-10  Menceritakan Tuhan membuat daratan dan lautan, ayat 11-12 Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan dan ayat 14-17 Tuhan menciptakan benda-benda penerang di bumi.

Kej 1:20-21 Tuhan menciptakan binatang di laut dan udara lalu memberkatinya (Kej 1:22). Jujur ini membuat saya kagum karena bintang saja Tuhan berkati, terlebih kita sebagai manusia yang merupakan mahluk yang serupa dan segambar dengan Allah. Ini membuat saya semakin bersyukur atas kebaikan dan kedasyatan Tuhan dalam hidup saya.

Hari keenam Tuhan menciptakan binatang di daratan (Kej 1:24-25) dan “manusia menurut gambar dan rupa Kita” (Kej 1:26). Penekanan ini kembali di ulang di ayat 27 “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya”. Namun, seberapa mirip sekarang kita dengan Tuhan Allah yang menciptakan kita? #renunganhariini

Tujuan Allah menciptakan manusia sudah tergambar jelas pada ayat 26 yaitu “supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi”. Itu berarti kita sebagai manusia memiliki power/kekuatan yang luar biasa yang diberikan Allah kepada kita. Kita memiliki kuasa sehingga posisi kita lebih tinggi dari pada binatang dan segala ciptaan Tuhan. Ini juga diperjelas di ayat 28 dengan kata “taklukanlah itu, berkuasalah atas—“.

Tuhan juga menciptakan pasangan (mereka:pada ayat 27) itu sebagai 1 set yaitu laki-laki dan perempuan. Serta memberi mandat (ayat 28) “Beranakcuculah dan bertambah banyak” supaya “penuhilah bumi” (1). Tujuan ini juga sering disalah artikan oleh banyak pihak. Saya percaya kualitas sebuah keluarga lebih penting dari pada kuantitas jumlah anggota keluarga. Jika tidak, Amsal tidak menekankan bagaimana caranya mendidik anak, menjadi istri dan orang tua yang bijak. Saya percaya maksud dari ayat ini yaitu penuhilah bumi dengan kasih Allah sebagai perpanjangan Tuhan kepada sekitar kita.

Kej 1:29-30 membuat saya paham tentang keadilan Tuhan.

Bisa di lihat dari ayat 1-27, Tuhan mempersiapkan segala fasilitas untuk manusia, mulai dari terang, cakrawala hingga binatang yang akan di taklukan oleh manusia itu. Saya kagum dengan perencanaan dan cara kerja Tuhan yang sistematis dan runtut. Semua rapi dan terstruktur. Setelah ini-itu lalu ini dan itu. Wow! Pakar management mana yang bisa membuat runtutan cara kerja sehebat Tuhan kita?

Ini membuat saya kembali di ingatkan untuk bekerja dengan rapi, detail dan sistematis. Berpikir lebih kritis dan dalam untuk segala keputusan dan rencana kedepan.

Semoga apa yang saya renungkan bisa dapat memberkati kita semua. Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati 🙂

 

.W.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s